Categories
Berita Hiburan

Begitu Nyaman! David De Gea Sudah Menganggap Manchester United Adalah Rumahnya

Pemain yang sudah mau berusia kepala tiga puluh, David De Gea ini tampaknya bakal terus mengenakan kostum andalannya bernomor punggung 1 di Manchester United sampai akhir kariernya. Kiper Spanyol ini memasuki musim kesembilan sejak hengkang dari Atletico Madrid pada tahun 2011 yang lalu.

Dan berita teranyar, kabarnya De Gea meneken kontrak baru yang mengikatnya di Old Trafford sampai tahun 2023, minimal. Dirinya begitu excited dan juga mengaku bahagia selama berada di Manchester, baik dalam klub maupun di kota tersebut secara umum.

Dirinya berhasil konsisten dan juga komitmen jika kehadiran dirinya jelas merupakan kabar baik bagi Setan Merah. Di tengah inkonsistensi skuad karena proyek pembangunan, setidaknya ada kiper yang bisa diandalkan. Dan bisa menjadi kunci keberhasilan Manchester United.

Yuk kita cari tau bagaimana pendapat De Gea tentang MU dan kariernya selama ini. Scroll ke bawah ya, Bolaneters!

Seperti di Rumah

De Gea boleh jadi lahir di Spanyol, tapi dia merasa lebih nyaman di Manchester. Kiper yang usianya baru 29 tahun ini pernah dikritik ketika membela Timnas Spanyol, karena performanya ini dianggap tidak sebagus saat membela MU. Jelas saja hal tersebut di karenakan ia sudah nyaman berada di Manchester United, ia sudah menemukan titik ia bisa kontrol permainannya di MU.

Rasanya gimana gitu ya Bolaneters karena benar saja De Gea dikritik di negaranya sendiri, namun ia tidak bersedih hati karena tetap dipuji setinggi langit di Manchester. Situasi ini aneh, sebab itu De Gea merasa rumahnya ada di MU. Ia merasa usahanya lebih di hargai ketika ia berada di MU.

Namun semua itu tidak terlepas dari kehadiran sang pelatih Ole Gunnar Solskjaer yang menjadi penyebab utama de Gea bertahan. Solskjaer berhasil meyakinkan de Gea kalau ia masih menyandang status sebagai satu di antara kiper terbaik di dunia.

Kesalahan-kesalahan yang dilakukan de Gea tak pernah menjadi perhatian utama Solskjaer. Ia lebih memilih untuk membantu anak asuhnya untuk kembali bersemangat dan bangkit untuk bisa tampil maksimal. Berikut ini ujar De Gea merespon tanggapan tersebut.

“Sebenarnya, di sini [MU] saya merasa seperti di rumah. Ada masa-masa ketika saya di Spanyol dan saya sudah tidak sabar kembali ke sini, ke rumah, di Manchester,” ungkap De Gea kepada Sky Sports.

“Kami telah berada di sini selama bertahun-tahun dan saya merasa orang-orang lebih menghargai saya di sini. Saya punya banyak teman dan saya senang bisa menjadi bagian klub ini.” Tandasnya kembali.

Mengincar Trofi

De Gea mungkin sudah tidak bisa move on sepertinya ia begitu jatuh cinta pada MU, tapi bukan berarti dia puas berjalan di tempat. Bagaimanapun, dia berharap MU bisa berkembang dan meraih banyak trofi seperti sedia kala.

Namun, Solskjaer juga dikabarkan memberikan pengertian dan juga bisa di bilang menaruh harapan kepada de Gea kalau kesuksesan tidak bisa diraih dalam waktu semalam. Karena itu, Solskjaer meminta de Gea untuk menjadi bagian dari legenda klub kalau Manchester United kembali meraih kejayaan. Berikut ini sambung De Gea.

“Sudah sangat lama saya bermain di sini dan bukanlah hal mudah terus bermain di level tertinggi serta menjaga level itu,” sambung De Gea.

“Saya pribadi berharap kami bisa meraih lebih banyak penghargaan [trofi] beberapa tahun ke depan dengan bekerja keras dan bermain di level tinggi yang sama,” tandasnya.

Categories
Berita Hiburan

Data Dan Fakta Serie A: Parma vs AC Milan

Berikut ini kami akan membahas soal peringkat 12 AC Milan akan bertandang ke markas tim peringkat 8 Parma pada pekan ke-14 Serie A 2019/20, yang akan di laksanakan pada hari Minggu tanggal 01 Desember 2019. Berikut beberapa data dan fakta yang melatarbelakangi pertandingan di Stadio Ennio Tardini ini.

Dalam laga tandangnya melawan Parma di Serie A musim lalu, Milan cuma meraih hasil imbang dengan skor 1-1. Dimana Milan unggul lewat gol pemain berusia 24 tahun, Samu Castillejo menit 69, dan Parma membalas melalui tendangan bebas dari pemain berkebangsaan Portugal Bruno Alves menit 87.

Milan tak terkalahkan dalam 4 laga terakhirnya melawan Parma di Serie A (M3 S1 K0).

Milan tanpa clean sheet dalam 8 laga terakhirnya melawan Parma di Serie A.

Milan tercatat hanya kalah 1 kali dalam 6 laga tandang terakhirnya melawan Parma di Serie A (M3 S2 K1), yakni dengan skor 2-3 pada musim 2013/14.

Yuk kita scroll informasi lebih lengkapnya di bawah untuk mengetahui statistik yang lebih lengkap berikut ini:

Statistik Parma

Parma di Serie A musim ini: M5 S3 K5, gol 20-17.

Gol terbanyak untuk Parma di Serie A musim ini: Andreas Cornelius (5).

Assist terbanyak untuk Parma di Serie A musim ini: Dejan Kulusevski (5).

Dejan Kulusevski mencetak 3 gol dan 3 assist dalam 8 penampilan terakhirnya untuk Parma di Serie A.

Parma tak terkalahkan dalam 3 laga terakhirnya di Serie A (M1 S2 K0).

Parma cuma kalah 1 kali dalam 6 laga terakhirnya di Serie A (M2 S3 K1).

Belum ada hasil imbang dalam laga-laga kandang Parma di Serie A musim ini (M4 S0 K3): 0-1 vs Juventus, 1-3 vs Cagliari, 1-0 vs Sassuolo, 3-2 vs Torino, 5-1 vs Genoa, 0-1 vs Verona, 2-0 vs AS Roma.

Berikutnya: Parma vs Frosinone yang akan di laksanakan pada tanggal (06 Desember 2019 – Coppa Italia).

Statistik AC Milan

Milan di Serie A musim ini: M4 S2 K7, gol 12-17.

Gol terbanyak untuk Milan di Serie A musim ini: Krzysztof Piatek (3).

Assist terbanyak untuk Milan di Serie A musim ini: Davide Calabria, Hakan Calhanoglu, Suso, Lucas Biglia, Lucas Paqueta, Theo Hernandez, Rade Krunic (masing-masing 1).

Milan tanpa kemenangan dalam 3 laga terakhirnya di Serie A (M0 S1 K2).

Milan cuma menang 2 kali dalam 10 laga terakhirnya di Serie A (M2 S2 K6).

Milan cuma 1 kali clean sheet dalam 10 laga terakhirnya di Serie A.

Milan selalu kalah dalam 2 laga tandang terakhirnya di Serie A: 1-2 vs AS Roma, 0-1 vs AC Milan.

Belum ada hasil imbang dalam laga-laga tandang Milan di Serie A musim ini (M2 S0 K4).

Berikutnya: Bologna vs AC Milan yang akan di laksanakan pada tanggal (09 Desember 2019 – Serie A).

Categories
Berita Hiburan

Jose Mourinho Bantah Rumor Lakukan Negosiasi Dengan Arsenal!

Berita terbaru lagi-lagi datang dari pelatih anyar Tottenham Jose Mourinho dimana dirinya angkat suara dengan tegas untuk membantah kabar yang menyebut jika dirinya sempat menggelar negosiasi dengan Arsenal sebelum akhirnya menerima pinangan Tottenham. Dirinya sama sekali tidak melakukan hal yang di rumorkan tersebut. Dengan jelas dan tegas ia mengatakan jika semua itu tidaklah benar.

Pekan lalu, Mourinho diresmikan sudah ditunjuk menjadi manajer Spurs menggantikan mantan pelatih Tottenham sebelumnya yaitu Mauricio Pochettino yang beberapa jam sebelumnya dipecat. Sosok asal Portugal itu dikontrak selama tiga setengah musim lamanya.

Dan kabar lainnya Mourinho Untuk pertama kalinya sepanjang 2019/2020, klub London Utara meraih kemenangan secara beruntun dengan menekuk West Ham 3-2 dan mengalahkan Olympiacos dengan perolehan skor 4-2. Meskipun penunjukan Mourinho sebagai pengganti Mauricio Pochettino sempat menuai pro-kontra, nakhoda berkebangsaan Portugal itu berhasil mengembalikan rasa percaya diri pemain seperti Harry Kane dan kawan-kawannya.

Hasil-hasil positif yang diraih Mourinho bersama Tottenham di dua laga pertamanya bukanlah sebuah kejutan. Sekalipun Mourinho sangat jarang meraih kemenangan di dua laga pertamanya saat masuk sebagai pengganti pada tengah musim, dirinya datang saat Pochettino sudah kehilangan kendali dari ruang ganti The Lilywhites.

Lalu sampai sepekan berselang, kabar pemecatan pelatih kembali datang dari London Utara. Kini giliran Arsenal yang melengserkan sang pelatih Unai Emery dari kursi manajer. Dan posisinya untuk sementara digantikan oleh pria yang sudah mempunyai satu anak ini, Fredrik Ljungberg.

Penegasan Mourinho

Sempat muncul kabar yang menyebutkan bahwa sebelum menerima pekerjaan di Spurs, Mourinho sempat ditawari Arsenal untuk menggantikan Unai Emery. Namun kini Mourinho membantahnya semua pemberitaan tersebut karena tidak benar adanya dirinya hanya memilih Tottenham dan sebelumnya tidak tawaran yang lainnya. Berikut ini ujar dari Mourinho terkait hal tersebut.

“Tidak. Tidak. Tentu saja saya tak pernah membantahnya karena saya tak pernah membantah sesuatu,” ujar Mourinho seperti dikutip Goal International.

“Namun ketika saya membaca bahwa saya bertemu Mr Raul Sanllehi [petinggi Arsenal], itu tidak benar,” tegas Mourinho.

Soal Pochettino ke Arsenal

Informasi lebih lanjut lagi kabarnya Mourinho juga menyatakan tak terlalu mengurusi isu Pochettino bakal menjadi pengganti Emery di Arsenal. Dirinya pun ikut merasakan senang jika mantan pelatih Arsenal tersebut jika benar bisa masuk ke klub Arsenal. Bagi Mourinho, siapa saja manajer Arsenal, ia tetap siap melawan mereka. Dan justru ia harus fokus dengan timnya saat ini yang mempercayai dirinya untuk menjadi pelatih. Berikut ini ujar kembali dari Mourinho.

“Saya tak pernah menghadapi Pochettino dalam hidup saya. Tak pernah. Manchester United melawan Tottenham, ya, Tottenham melawan Chelsea, ya, tapi tak pernah saya menghadapi Pochettino,” tutur Mourinho.

“Jadi jika ia pergi ke Arsenal, jika dia pergi ke klub mana pun, maka tak akan pernah menjadi saya melawan dia. Saya akan melawan klub tersebut,” tukasnya.

Categories
Berita Hiburan

David Luiz Ungkapkan Rasa Minta Maaf Ke Unai Emery. Kira-Kira Kenapa Ya?

Berikut ini berita datang dari bek Arsenal yang sudah berusia 32 tahun berkebangsaan Brasil, David Luiz dimana dirinya buka suara dan meminta maaf kepada sang pelatih Unai Emery karena merasa ia dan rekan-rekannya menjadi penyebab mengapa sang bos dipecat dari kursi manajer The Gunners. Para pemain pun terlihat memang tidak mendukung kinerja Unai Emery namun caranya tersebut juga karena Emery dinilai tidak masuk akal dalam mengambil keputusan keputusan yang ia keluarkan untuk klub.

Seperti yang di ketahui performa buruk yang dikerjakan Arsenal belakangan ini membuat pihak manajemen akhirnya kehilangan kesabaran dan sepertinya sudah tidak ada kepercayaan dan ragu akan kinerja sang pelatih. Teranyar, The Gunners harus dipermalukan dengan kekelahan yang di peroleh melalui skor tipis 1-2 oleh Eintracht Frankfurt di kandang sendiri.

Arsenal kini tercatat tak pernah meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi, catatan terburuk mereka sebenarnya sudah tercatat sejak 1992 silam.

Sehingga tidak heran banyak pihak yang sudah menilai meragukan kinerjanya. Dan juga kabarnya banyak pihak mengangap Emery menjadi pihak yang patut disalahkan dari keterpurukan Arsenal saat ini. Eks pelatih PSG itu diklaim gagal membangun hubungan yang bagus dengan para pemainnya dan juga yang terpenting dengan para penggemar.

Tweet David Luiz

Namun ada sebuah ungkapan penyesalan yang di keluarkan lewat akun Twitter pribadinya, yaitu David Luiz dimana ia mengucapkan permintaan maaf sekaligus rasa terima masih kepada Emery atas perjuangannya selama ini. Ia di cemooh para fans juga tetap sabar dan tetap menerima. Berikut ini ujar suara David.

“Hari yang menyedihkan untuk semuanya, terutama karena kami mengecewakan Anda bos, maaf!” ujar David Luiz.

“Terima kasih kepada Anda dan staf yang luar biasa atas segalanya! Anda merupakan seorang pekerja keras, penuh gairah dengan sepak bola dan selalu menjadi contoh yang nyata,” tandasnya kembali.

“Tak masalah soal hasil akhir! Semoga beruntung di masa depan!”

Ucapan Perpisahan Ceballos

Kok bawa-bawa nama Ceballos ada apa ya? Namun kini ternyata tak hanya pemain yang tercatat pernah bermain untuk Vitória dan Benfica sebelum bergabung dengan Chelsea pada bulan Januari 2011. Bersama Benfica ia berhasil meraih gelar juara Super Liga Portugal dan Taça da Liga. Bersama Chelsea ia berhasil meraih gelar juara Piala FA dan Liga Champions UEFA pada musim keduanya.

David Luiz memperkuat timnas Brasil sejak tahun 2010 dan telah mencatatkan 33 kali penampilan hingga November 2013, yang diberitakan harus berpamitan dengan Emery lewat media sosial. Gelandang pinjaman dari Real Madrid, Dani Ceballos pun juga melakukan hal yang sama seperti David Luiz dirinya mengucapkan kata-kata perpisahan. Berikut ini ujar darinya.

“Coach, saya hanya ingin berterima kasih karena membantu saya selama kebersamaan kita. Saya mendoakan yang terbaik bagi masa depan Anda,” tandasnya.

Sebagai pengganti, Arsenal kabarnya telah menunjuk pria berusia 42 tahun, Fredrik Ljungberg  yang baru mempunyai satu orang anak ini sebagai manajer namun belum mutlak keputusan tersebut karena masih sementara sembari mencari nama lain untuk dijadikan manajer tetap.